
Bismillahirrahmanirrahim.
Usai Subuh itu dia bertafakur panjang di atas sejadah. Rutin harian yang menenangkan padanya. Malam tadi, usai sebuah majlis besar/ acara tahunan, temannya menghantar pesanan ringkas. Momohon maaf atas segala khilaf sepanjang perkenalan. Malah memberi janji, yang jadi penggantinya nanti pasti yang terbaik dan tidak akan mengecewakan.
Dia diam dan membalas, "Engkau sudah lama dahulu aku maafkan. Aku juga punya silapku sendiri. Siapa pun pengganti engkau nanti..sehebat mana pun dia.. aku sendiri harus kuat. Aku yakin dengan apa yang Allah takdirkan."
Dia menyambung zikir yang terputus. "Perancangan Allah terbaik". Bisik hatinya. Menyambung dengan doa. Khusyuk dan panjang. Moga Allah mendengarkan rintih hatinya meminjam kekuatan. Ameen.







