Tuesday, December 31, 2013

Monolong hujung tahun

Bismillahhirrahmanirrahim..

Menjelang hujung-hujung waktu menuju tahun dua-kosong-satu-empat, izinkanlah hamba ber'monolog' akan apa adanya kehidupan yang sedang terfikir-fikir dibenak ini.  
Ada pun ini adalah entri kedua untuk hari ini - yang nyata berbeza isinya dari yang pertama. Niatnya cuma satu - monolog dipetang hari menunggu waktu-waktu untuk berjalan kaki pulang dari kerja. 
Ada pun juga blog ini sudah menjejak kedelapan tahun ia beroperasi. Dalam tak percaya, entahkan cuma lima orang sahaja pembaca setia. [konon ada]. Termasuk seorang budak perempuan yang mengaku-ngaku follower tegar tersebut. Ahem~ Syukurlah kalau orang masih menyangka ia ada manfaat untuk mereka. Sepertimana tertulis "Muslim yang baik itu adalah Muslim yang bermanfaat kepada orang lain." [Hadith].


Menariknya menulis adalah, kadang-kadang ia menyampaikan sesuatu yang tidak dapat diluahkan dengan kata-kata. Walaupun hakikatnya tidak semua orang faham apa yang kita tulis, tapi sekurang-kurangnya ; selain macam 'rajin' je, kita boleh kosongkan apa yang ada di fikiran dan hati supaya boleh disi dengan perkara lain. InsyaAllah.
Kata Ustaz, manusia ini fitrahnya bila dia berada di suatu tempat, dia akan mula merindukan tempat lain. Maksudnya, normal la kalau sekarang kat Bangi, tapi masih rindu suasana di Sabah. Uhuk3~
Ok. Nak balik. Nak ziarah baby Humairah.

Salam'alaik! 

Ajal di hujung purnama

Bismillahirrahmanirrahim.

Orang kata, persediaan untuk pernikahan itu penting.
Ya, ia memang penting.
Penting supaya segalanya sempurna, mudah dan barokah pada akhirnya.

Namun, persediaan untuk kematian juga tidak kurang penting.
Sebagaimana jodoh itu rahsia, ajal juga adalah rahsia-Nya.
Kita takkan tahu bila kita akan mati.
Entahkan esok, lusa sebelum sempat menikah.
Wallahu'alam.


“Wahai jiwa yang tenang! Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang ridha dan diridhai-Nya. Maka masuklah ke dalam golongan hamba-hambak-Ku, dan masuklah ke dalam surga-Ku.” [Al-Fajr 27-30]
Indahnya Allah memujuk kita untuk bersama-Nya.

"Ada sebuah kisah sahabat yang dalam hayatnya sentiasa berzikir paling kurang 40 ribu kali dalam sehari.
"Sewaktu ajalnya, dimuliakan jasadnya dengan jari jemari yang seolah-olah masih berzikir."
"Apa yang kita buat sewaktu didunia, kadang-kadang akan tergambar sewaktu kematian kita."
"Mulai tanyakan pada diri, adakah matinya kita nanti dalam khusnul khatimah
atau su'ul khatimah?"
- Dr. Zulkifli Al-Bakri



:: Bukankah mengingati mati itu adalah cara terbaik untuk menasihati diri?

Monday, December 30, 2013

Cinta di hujung purnama

Bismillahirrahmanirrahim.


"Cinta hadir bersama asbab dan tanggungjawab."

Cinta kepada Allah, perlu hadir bersamanya keyakinan bahawa Allah adalah
Tuhan Tuan Punya sekalian alam.
”Allah tidak ada Ilah melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Siapakah yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.” [Al-Baqarah: 255]
Dengannya, hadir bersama tanggungjawab menjadi hamba dan khalifah yang terbaik.
Tanggungjawab yang akan memastikan pengakhiran kehidupan di dunia,
dan permulaan kehidupan di akhirat.

Allahuakhbar...

***************



وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً إِنَّ فِي ذَلِكَ لآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

“Dan di antara ayat-ayat-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu merasa nyaman kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu mawadah dan rahmah. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir” [Ar-Rum 21].
Terangkum di dalam ayat ini tentang pengertian Cinta: 
1)      As-sakinah : nyaman, cenderung, tentram atau tenang kepada yang dicintai.
2)      Mawaddah : perasaan ingin bersatu atau bersama.
3)      Al-Mahabbah: perasaan yang membuat buta untuk selain dia dan tuli bagi selain dia.
4)      Rahmah : kasih sayang dan kelembutan, timbul terutama karena ada ikatan.
5)      Ar-Ra'fah : perasaan yang bisa mengalahkan norma-norma kebenaran.

وَلا تَأْخُذْكُمْ بِهِمَا رَأْفَةٌ فِي دِينِ اللَّهِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ“… dan janganlah ra’fah kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat [an-nur 2]. 
6)      Asy-Syafaqah : Asy-syafaqah adalah rasa kasih sayang dan belas kasihan yang timbul karena keadaan orang lain, atau karena ada kesamaan keadaan yang ia temukan pada orang lain.
Sumber : Tafsir Ibnu Kathir 

 “Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir” [Ar-Rum 21]. 

:: Fikir Zikir 

Thursday, December 26, 2013

Foto

Bismillahirrahmanirrahim.

Memohon dipijam kuat
Dalam jasad yang terlalu kurang mengingat
Terlalu banyak maksiat
Terlalu leka dengan nikmat
Terlalu kotor dengan silap
Malu mahu meminjam kuat
Kepada yang Maha Kuat 
Kadang tidak juga diingat
Yang Maha Kuat itu juga sebenarnya
Yang Maha Pengasih lagi Penyayang
Tak perlu meminta juga akan diberi
Percuma 
Kadang tak juga diingat
Diberi bukan dengan cara kita
Diberi dengan cara DIA 
Kerana itu sabar harus jadi teman
Iman harus ditingkat-tingkatkan 
Moga dalam mendapat dan terlihat tidak mendapat
Masih kita jadi manusia syukur yang takkan merungut 
Ihdinassiratolmustaqim.
Ameen.

Friday, December 20, 2013

Pre-Announcement~

Bismillahirrahmanirrahim.

"Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir." 
[Ar-Ruum : 21]

Pre-announcement versi save the date.
Walau cuma kertas A4 (atas cadangan Emak).
Masih 'osem' macam tuannya. Oh-hoi~
Saya bukan kedekut.
Cuma tak nak membazir sebagai salah satu azam sepanjang persiapan walimah.

Versi DIY sangat bajet~


Tarikh dan alamat.


Peta supaya tak sesat.


 Malu nak reveal nama pengantin.
Nanti-nanti ye.
Bai~

Dijemput semua untuk hadir.
Mohon doanya.
Terima kasih.

Thursday, December 12, 2013

*Catatan kerasnya hati

Bismillahirrahmanirrahim.
Hati itu kadangkala ibarat batu
Dia keras sekali

Mana mau mengalah dan menerima
Bahkan tetap dingin dan kasar
Merasa lebih abadi dibanding seisi dunia

Maka biarkanlah tetes air mengubahnya
Satu tetes demi satu tetes

Hingga akhirnya berlubang sudah
Penuh keihklasan

Hati itu kadangkala ibarat pohon menjulang
Mengacung, menunjuk langit
Berdiri lebih tinggi di atas semua yang lain
Tegak gagah dan pongah
Merasa lebih hebat dibanding seisi dunia

Maka biarkanlah langit mengubahnya
Bahwa justeru betapa kecilnya pohon itu
Bukankah kalau pohon itu mau berpikir
Dia tidak terlihat dari langit jauh sana
Bumi pun tidak terlihatApanya yang lebih tinggi?

Hati itu kadangkala seperti besi
Dia mengeras dibanding apapun
Mana mau lemah atau dengarkanlah
Bahkan menatap dengan mata menyipit
Merasa lebih tahu segalanya

Maka biarkanlah karat yang mengajarinya
Sedikit demi sedikitHingga akhirnya keropos
Entah mau terima atau tidak

Ya Rabbi,
Sungguh,
Hati kami itu kadang lebih keras dibanding batu atau besi
Lebih tinggi hati kami dibanding pohon menjulang
Tapi kami tidak mau menjadi demikian

Tidak mau, ya Rahman
Ajarilah kami untuk mendengarkan saat kami sama sekali tidak mau
Ajarilah kami untuk sedikit saja memikirkan saat kami menolak kuat2
Agar nasehat kebaikan bisa masuk ke hati

Basah setetes demi setetes
Mendatangkan sejuk dan kelapangan
Dan besok kami menjadi lebih baik

*Tere Liye

Wednesday, December 4, 2013

Bab 52

Bismillahirrahmanirrahim.


Memang sudah sifat manusia kan?
Bila dirasakan tiada sesiapa lagi dalam hidup, barulah kembali dia kepada Tuhan.
Kembali mengharapkan pada yang sepatutnya.


Allahu'alam.

Tuesday, December 3, 2013

Congratulations Girls!

Bismillahirrahmanirrahim.

Siapa pun dia. Apa pun sejarahnya. Saya tak pernah kisah. Yang penting, dia selalu ada. Selalu terima. Selalu faham walau tak tahu cerita. Selalu berhati-hati dalam berkata-kata. Supaya Kakaknya tak pernah kecewa dengan dia. Memang tak ramai orang macam dia. Cuma satu dua. Jahat-jahat Kakak dia pun, dia tadah macam Kakak dia tak pernah buat salah. Tegur-tegur dia pun, tak pernah buat hati Kakak dia cedera parah. Sudah cukup sudah~ 
Hamek ko nak sangat ayat best.. oh-hoi! 

I love the 'craziness' in me. And the 'craziness' of them both. And the blurry sister of her (the other one). Wakaka. May Allah grant them with success in their life. Here & hereafter. Ameen. InsyaAllah.    

Monday, December 2, 2013

Haruki Murakami

Bismillahirrahmanirrahim.


Suatu waktu dia pernah ditanya, "Dyll, kenapa suka baca novel?". Disebalik paparan email, terbalas dengan senyuman yang takkan nampak. 
Untuk manusia yang pada waktu kecilnya kurang bertemu dan berkomunikasi dengan manusia lain. Buku adalah pilihan terbaik untuk jadi kawan. Walaupun dia tahu, "Ah, aku bukan banyak sangat baca buku pun." *senyum* Dan membaca novel, adalah salah satu cara belajar yang menarik. Belajar cara bersikap. 
Sesungguhnya cadangan untuk membaca buku-buku Haruki Murakami tersangatlah bernas. Apa lagi dalam dilema kontroversi buku FT yang telah diharamkan. Dalam punah hati mencari pengganti FT rupanya. Oh-hoi! 
Atau sebenarnya mencari waktu untuk dihabiskan sendirian. (oh?). 

"I’m the kind of person who likes to be by himself. To put a finer point on it, I’m the type of person who doesn’t find it painful to be alone. I find spending an hour or two every day running alone, not speaking to anyone, as well as four or five hours alone at my desk, to be neither difficult nor boring. I’ve had this tendency ever since I was young, when, given a choice, I much preferred reading books on my own or concentrating on listening to music over being with someone else. I could always think of things to do by myself." — Haruki Murakami

Terima kasih diatas cadangan. Dua buku sekali angkat. Oh-hoi! :)



****************************

HOME

I walked across an empty land I knew the pathway like the back of my hand I felt the earth beneath my feet Sat by the river and it made me c...